Tampilkan postingan dengan label Words of the Day. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Words of the Day. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 17 November 2012

Hikmah dan Manfaat Kenapa Muslimah Harus Berjilbab dan Berkerudung

Assalamu'alaykum wr, wb!

Sobat muslim, gimana kabar kalian? Alhamdulillah bisa update postingan diblog dan lagi-lagi saya update postingan blog dengan mencomot artikel dari situs lain, yah ga pa2 dah daripada blognya nganggur. hehehe...  Namun beruntungnya info dalam artikel ini mempunyai benang merah dari postingan saya sebelum mengenai jilbab dan kerudung juga, jadi saya comot aja nih artikel. Apalagi, tugas kuliah sedang benar-benar menyiksa jadi belum sempat update karya sendiri... (curcol dikit)...
ya sudah tanpa curcol berkepanjangan silahkan baca ya? semoga menambah semangat para muslimah untuk berjilbab dan berkerudung dengan baik dan benar... :)
Allah memerintahkan sesuatu pasti ada manfaatnya. Oleh karena itu, manfaat dari jilbab menurut sains dan secara Islam adalah
dapat Mencegah penyakit kanker kulit….
Jilbab mencegah berbagai penyakit kulit. Kulit kita terdiri dari epidermis, dermis, dan subcotaneous layers. Banyaknya penyakit kulit di sebabkan oleh sinar matahari yang secara langsung terkena kulit terutama sinar UV. Apa lagi pada saat ini telah banyaknya lapisan ozon yang berkurang mengakibatkan semakin banyaknya sinar UV yang masuk ke bumi. Lapisan ozon berfungsi menyerap semua sinar bergelombang pendek agar tidak mengenai bumi. Sinar UV adalah sinar tak nampak yang merupakan bagian dari energi yang dipancarkan matahari. Sinar ini memiliki 3 panjang gelombang yang berbeda, yaitu; A,B,C. Panjang gelombang A berkisar 315-400 nm, gelombang jenis A menyebabkan kulit terbakar (sunburn) setelah terkena sinar matahari dalam waktu yang lama. Panjang gelombang jenis B berkisar antara 280-315 nm, gelombang jenis B menyebabkan kanker kulit setelah terkena sinar matahari beberapa tahun. Panjang gelombang C berkisar 150-280 nm, sinar jenis C adalah gelombang sinar yang paling berbahaya dan mematikan. Sinar UV jenis C biasa di gunakan dalam sterilisasi karena kemapuannya membunuh bakteri dan virus.
Sinar A dan B menyebabkan kanker kulit bagi manusia, baik secara langsung maupun tidak langsung. Sinar A menembus kulit lebih dalam dari pada B, akan tetapi daya rusaknya lebih rendah. Sinar A merusak sebagian sel yang di kemudian hari menyebabkan kanker kulit. Sinar B menyebabkan kanker kulit secara langsung, karena daya rusaknya lebih besar dari A, terutama bagi mereka yang terlalu sering terkena sinar matahari secara langsung.
Jilbab mencegah kontak lansung antara kulit dan cahaya matahari sehingga kulit terlindung dari bahaya terkena matahari secara langsung. Secara ilmiah terbukti bahhwa terkena sinar matahari secara langsung dapat menyebabkan berbagai macam penyakit kulit yang berbahaya bagi manusia. Diantaranya adalah:
a) Sunburn (Terbakar Sinar Matahari)
Sunburn terjadi akibat sengatan matahari yang kadarnya melebihi daya tahan kulit terhadap UV. Seperti luka bakar karena api baik gejala maupun tingkatannya. Sunburn terjadi pada orang berkulit cerah setelah terkena terik matahari kurang dari seperempat jam. Sedangkan orang berkulit coklat (gelap) mampu bertahan di bawah terik matahari yang sama selama 3-9 jam.
Gejala sunburn tidak nampak seketika setelah terkena sinar matahari, akan tetapi setelah beberapa waktu. Gejalanya bermula dari rasa perih dan muncul warna merah.
Rasa perih akan mencapai puncaknya setelah 6-48 jam tersengat matahari. Umumnya terjadi pembengkakan kulit, terutama kulit kaki. Biasanya terik matahari di iringi hembusan hawa panas, dan hal ini kadang mengakibatkan demam.
b) Solar Keratoses (Peradangan Kulit Luar Karena Matahari)
Bentuknya seperti sisik-sisik kasar yang nampak pada bagian kulit yang terbakar. Keadaan ini dapat berkembang menjadi kanker kulit yang menyerang sel gepeng squamous cell.
Radang juga sering dijumpai pada tempat-tempat yang berulang kali terkena sengatan sinar matahari, terutama punggung tangan dan wajah. Bagian wajah yang sering radang adalah hidung, tonjolan pipi, bibir atas dan dahi. Penyakit ini lebih sering terjadi pada orang yang bekerja di area terbuka dalam jangka waktu lama. Pencegahan dapat dilakukan dengan melindungi kulit dari radiasi sinar UV.
c) Solar urticaria (Gatal-Gatal Karena Matahari)
Penyakit ini terjadi pada laki-laki maupun perempuan, namun jarang terjadi. Kebanyakan kasus terjadi sebelum usia 40 tahun. Gejalanya langsung nampak seketika setelah terkena sengatan matahari. Penyakit ini biasa menyerang wajah dan punggung tangan. Kondisi ini akan semakin parah seiring dengan makin lamanya seseorang terkena sengatan matahari.
d) Photosensitivity (Kulit Sensitif Terhadap Matahari)
Sifat sensitif pada cahaya terjadi akibat reaksi tak wajar, baik dari segi kualitas maupun kuantitas, antara kulit dan cahaya. Yang paling umum di dapati ialah reaksi antara sinar UV jenis B dengan sel-sel kulit. Efek yang timbul ialah kudis berwarna merah yang membengkak dan menimbulkan rasa nyeri. Hal ini dapat berlangsung dalam beberapa hari hingga berminggi-minggu.
e) Kanker Kulit
Semua jenis kanker kulit adalah akibat dari terkena sinar matahari, terutama saat terik matahari dari pukul 10 pagi hingga pukul 4 sore. Para ilmuan meyakini bahwa sinar UV dapat merusak DNA dalam sel-sel kulit dan mengubahnya menjadi tumor kanker. Adapun daerah yang paling potensial terkena kanker kulit ialah wajah, telapak tangan, lengan dan betis.
Kulit-kulit yang terkena sunburn lebih potensial terkena kanker kulit. Seperti mereka yang menjemur tubuhnya dalam keadaan telanjang secara berkala (sunbath).
Sinar-sinar tersebut dapat merusak atau minimal melemahkan sel-sel antibodi yang tersebar di permukaan kulit. Akibatnya, pertumbuhan tumor kanker pun semakin ganas. Sinar-sinar tersebut juga berpengaruh pada kesehatan kulit dan keindahannya.
f) Squamous cell carcinoma (Kanker Sel Gepeng / Sel Squama)
Penyakit ini tergolong kanker kulit yang paling luas penyebarannya. Penderitanya kebanyakan orang yang sensitif terhadap matahari.
Penyakit ini di mulai dari peradangan kulit akibat terkena sinar matahari. Penyakit ini di mulai dari timbulnya sisi-sisik kecil yang muncul di wajah, telinga, dan tangan orang kulit putih, yang selama bertahun-tahun berjemur sambil telanjang di bawah sinar matahari.
g) In situ squamous cell carcinoma (Kanker Sel Gepeng yang Terlokalisir)
Juga dikenal dengan nama bonz. Sel-sel kankernya berkonsentrasi pada bagian luar kulit saja, luasnya berkisar antara satu hingga beberapa sentimeter. Penyebab utama dari kanker parsial ini adalah terkena sinar matahari yang mengandung UV.
h) Melanoma
Penyakit kanker yang berbahaya yang dapat diobati jika diketahui sejak dini. Ia merupakan pertumbuhan sel-sel kromatin pada lapisan luar kulit dan lapisan di bawahnya secara tak terkendali. Seperti halnya kanker lainnya, jenis ini mulanya seperti penyakit kulit, kemudian menyebar ke tempat-tempat lainnya seperti mata, mulut, dan otak. Penyakit ini dapat menjakiti semua umur, namun kebanyakan yang berumur 50-70 tahun. Korban yang meninggal dunia karenanya mencapai ratusan tiap tahun. Penyebab utama penyakit ini karena sering terkena sinar matahari ketika kanak-kanak.
i) Memperlambat gejala penuaan
Penuaan adalah proses alamiah yang sudah pasti dialami oleh semua orang yaitu lambatnya proses pertumbuhan dan pembelahan sel-sel dalam tubuh. Gejala-gejala penuaan antara lain adalah rambut memutih, kulit keriput, dan lain-lain.
Penyebab utama gejala penuaan adalah sinar matahai. Sinar matahari memang penting bagi pembentukan vitamin D yang berperan penting terhadap kesehatan kulit. Namun, secara ilmiah dapat dijelaskan bahwa sinar matahari merangsang melanosit (sel-sel melanin) untuk mengeluarkan melanin, akibatnya rusaklah jaringan kolagen dan elastin. Jaringan kolagen dan elastin berperan penting dalam menjaga keindahan dan kelenturan kulit.
Krim-krim pelindung kulit pun tidak mampu melindungi kulit secara total dari sinar matahari. Sehingga dianjurkan untuk melindungi tubuh dengan jilbab.
Jilbab adalah kewajiban untuk setiap muslimah. Dan jilbab pun memiliki manfaat. Ternyata tak sekedar membawa manfaat ukhrawi namun banyak juga manfaat duniawinya. Jilbab tak hanya sekedar menjaga iman dan takwa pemakainya, namun juga membuat kulit terlindungi dari penyakit kanker dan proses penuaan.
j) Mencegah Kanker Nasofaring
Kanker nasofaring adalah kanker yang menyerang saluran antara hidung dan tenggorokan (nasopharyngeal carcinoma). Kanker nesofaring adalah kanker pada daerah tersembunyi di bagian belakang hidung berbentuk kubus. Bagian depan nesofaring berbatasan dengan rongga hidung, sementara bagian atas berbatasan dengan dasar tengkorak dan bagian bawah merupakan langit-langit dan rongga mulut.
Virus Epstein-Barr menaikkan resiko seseorang menderita penyakit kanker nesofaring. Virus yang hidup bebas di udara ini bisa masuk ke dalam tubuh dan tetap tinggal di nesofaring tanpa menimbulkan gejala. Penyakit ini banyak di temukan di Asia, termasuk Indonesia.
Gejala kanker ini adalah keliuarnya darah dari hidung, hidung mampet, sakit kepala, pusing, telinga berdengung dan terjadi pembesaran di leher akibat pembengkakan kelenjar getah bening, gejalanya mirip seperti penyakit flu biasa.
Terapi terhadap penderita kanker nesofaring bisa dilakukan dengan radiasi/kemoterapi. Namun bila kanker tersebut sudah menyebar hingga paru-paru, maka harapan hidupnya tinggal 2 tahun lagi. Sebab kemoterapi yang di lakukan sudah tidak sanggup menghentikan penyebarannya.
Salah satu cara untuk mencegah serangan kanker tipe ini adalah dengan tetap mengenakan penutup wajah

Sumber asli artikel :
http://merulalia.wordpress.com/2012/01/19/hikmah-dan-manfaat-kenapa-muslimah-harus-berjilbab/

Minggu, 30 September 2012

Auratnya Nampak!? Trus Gua Harus Bilang WOW Gitu?

Assalamu'alaykum wr, wb!
Pasti sebagian sobat muslim (yang cewek) bakalan ga ngeh denger judulnya tuh. Coba aja, baru judul aja udah gimana gitu! Peace...peace.. tenang dulu sobat muslim. he...he... Yuk kita baca dan lihat dulu deh ntar kalau sobat muslim ada yang ga ngeh atau ga setuju langsung aja ketemuan sama saya. (ngajak nge-date nih bang?) Just kidding...! Tapi nih artikel isinya ga "kidding" sama sekali dan Insyaallah mencerahkan bagi sobat muslim yang masih belum menunaikan kewajibannya untuk menutup auratnya. Berlalu ke paragraf berikutnya... :)

Sobat muslim (dan muslimah) yang budiman, setelah lama ada yang request tulisan tentang hal ini, akhirnya Allah memberikan kelonggaran waktu untuk menulis artikel seputar hukum menutup aurat dan kewajiban berkerudung dan berjilbab. Nah kebetulan untuk permintaan kali ini saya membagi tulisan saya menjadi 2 (dwilogi) artikel yang berbeda, dikarenakan pembahasan yang cukup panjang. Pada artikel seri pertama ini, saya akan mencoba membongkar suatu masalah, yakni apakah menutup aurat bagi muslim(ah) wajib? Dan pada seri yang kedua nanti. saya akan mencoba membongkar, apakah berjilbab dan berkerudung wajib? (Saya curiga diseri yang ketiga mas Harry bakal membongkar rumahnya nih ^_^). Sejujurnya dalam pembahasan ini, saya berulang kali harus buka dan tutup blog dan site lain, buka dan tutup buku-buku literature yang pinjem dari teman se-asrama, untuk lebih mendalami dan mencari penjelasan serta dasar hukum yang kuat agar nantinya artikel yang saya buat ini bisa dipertanggung jawabkan. (hehehe masalah hukum nih, ga boleh asal ceplos aja).

Sobat muslim, tentunya tanpa saya tunjukkan pun agaknya sobat muslim bisa melihat fenomena-fenomena yang aneh tapi nyata disekitar kita. Wah fenomena apakah itu? PENAMPAKAN... Ihh serem bok...! (Hush...!) Tapi sobat muslim jangan keburu takut dulu, yang saya maksudkan penampakan disini bukanlah penampakan yang sering muncul di TV itu lho. Namun yang saya maksud adalah penampakan yang kalau sobat muslim lihat itu bakalan bikin sobat muslim "melongo", tau ga apa? yakni penampakan "Aurat". Jelas bangetz kan? (bagi sobat muslim yang cowok, loe jangan bilang "WOW" ya? he..he). Ironisnya, kalau sobat muslim tanya maka sobat muslim akan mendapati bahwa para tokoh penampakan ini adalah seorang muslim (atau muslimah). (Weleh-weleh... sedih bin kasihan bin ... ) :)

Nah karena ini adalah seri pertama dari dua seri yang akan saya share bagi sobat muslim(ah), maka tulisan saya yang satu ini hanya akan fokus dipembahasan tentang kewajiban menutup aurat. Ini adalah seri pengantar untuk artikel diseri kedua yang saling berkaitan. So, bagi sobat muslim ikutin terus update artikel ini dengan follow blog saya ya? (he...he promosi blog :)) Insyaallah akan di Publish hari ini juga. Dikarenakan sibuk jadi dipending dulu episode ke-2nya ya? :)

Sobat muslim(ah) mau jadi penghuni surga ga? Pasti mau kan!? Pertanyaan saya barusan seharusnya tidak hanya dijawab dengan "ya" atau "tidak", namun lebih pada jawaban yang lebih konkret/nyata yakni dengan melaksanakan atau meninggalkan sesuatu. Sesuatu apa dan darimana? Tentu segala sesuatu yang berasal dari Allah. Karena sebagai seorang muslim kita telah secara otomatis terikat dengan hukum-hukum yang berasal dari Allah Swt. Trus kalau ga patuh atau ambil aturan lain selain dari Allah gimana? Ibarat sebuah HP (Mobile Phone) pasti jikalau anda membeli akan mendapatkan manual usernya (petunjuk pemakaian) yang khusus buat HP, coba kalau kemudian petunjuk itu sobat ganti dengan petunjuk pemakaian mesin cuci jadinya gimana? bisa ludes tuh HP. Atau sobat muslim coba ga pakai aturan, pasti tuh HP bisa beralih fungsi jadi penghapus. Lho kok bisa jadi penghapus? Saya kasih kasus nih, waktu sobat muslim lagi kesal karena ada temen sobat yang kerjaannya ganggu terus, pasti tuh HP bisa melayang ke kepala temen-temen sobat muslim. Sama kan fungsinya kayak penghapus dikelas. (Jangan ditiru ya sob! Adegan berbahaya, lebih baik kasihkan ke saya aja HP-nya :D). Singkatnya, menggunakan aturan yang tidak bersumber dari Allah sebagai pedoman bakal menuai hasil yang mengecewakan bahkan tidak mendapatkan hasil apa-apa justru keburukan yang didapatkan. Sepakat sobat? Nah, karena standar kita mengenai kata ideal sudah sama (yakni firman Allah), maka ayo lanjut ke paragraf selanjutnya.

Diparagraf berikutnya mulai serius ya sobat muslim(ah) because in this paragraph you will read the core and the essential thing of my explanation. (ngerti ga tuh saya ngomong apa? kalau ga tau langsung google translation dibuka ^_^).

Pertama, Allah yang mewajibkan (bukan saya lho ya?) seorang muslim ataupun muslimah untuk menutup aurat-nya. Nah kebetulan saya menemukan yang lebih spesifik yakni bagi sobat muslimah di Al-Qur'an surat An-Nur ayat 31;

وَقُلْ لِلْمُؤْمِنَاتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوجَهُنَّ وَلاَ يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلاَّ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَلْيَضْرِبْنَ بِخُمُرِهِنَّ عَلَى جُيُوبِهِنَّ

Katakanlah kepada wanita yang beriman, “Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kehormatannya; janganlah mereka menampakkan perhiasannya kecuali yang (biasa) tampak padanya. Wajib atas mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya. (QS an-Nur [24]: 31).

Frasa mâ zhahara minhâ (yang biasa tampak padanya) mengandung pengertian wajah dan kedua telapak tangan. Hal ini dapat dipahami dari beberapa hadis Rasulullah saw., di antaranya: 
Pertama, hadits penuturan ‘Aisyah r.a. yang menyatakan (yang artinya):
Suatu ketika datanglah anak perempuan dari saudaraku seibu dari ayah ‘Abdullah bin Thufail dengan berhias. Ia mengunjungiku, tetapi tiba-tiba Rasulullah saw. masuk seraya membuang mukanya. Aku pun berkata kepada beliau, “Wahai Rasulullah, ia adalah anak perempuan saudaraku dan masih perawan tanggung.” Beliau kemudian bersabda, “Apabila seorang wanita telah balig, ia tidak boleh menampakkan anggota badannya kecuali wajahnya dan ini.” Ia berkata demikian sambil menggenggam pergelangan tangannya sendiri dan dibiarkannya genggaman telapak tangan yang satu dengan genggaman terhadap telapak tangan yang lainnya). (HR Ath-Thabari).
dan yang kedua, juga hadis penuturan ‘Aisyah r.a. yang menyatakan bahwa Rasulullah saw. pernah bersabda:

«قَالَ يَا أَسْمَاءُ إِنَّ الْمَرْأَةَ إِذَا بَلَغَتِ الْمَحِيضَ لَمْ تَصْلُحْ أَنْ يُرَى مِنْهَا إِلاَّ هَذَا وَهَذَا وَأَشَارَ إِلَى وَجْهِهِ وَكَفَّيْهِ»

Wahai Asma’, sesungguhnya seorang wanita, apabila telah baligh (mengalami haid), tidak layak tampak dari tubuhnya kecuali ini dan ini (seraya menunjuk muka dan telapak tangannya). (HR Abu Dawud).

Dari penjelasan di atas, jelaslah bahwa yang biasa tampak adalah muka dan kedua telapak tangan, sebagaimana dijelaskan pula oleh para ulama, bahwa yang dimaksud adalah wajah dan telapak tangan (Lihat: Tafsîr ash-Shabuni, Tafsîr Ibn Katsîr). Ath-Thabari menyatakan, “Pendapat yang paling kuat dalam masalah itu adalah pendapat yang menyatakan bahwa sesuatu yang biasa tampak adalah muka dan telapak tangan.” (Tafsîr ath-Thabari).

Jelaslah bahwa sobat muslimah wajib untuk menutupi seluruh tubuhnya, kecuali wajah dan kedua telapak tangan. Artinya, selain wajah dan telapak tangan tidak boleh terlihat oleh laki-laki yang bukan mahram-nya.

Bahwa perlu dipahami bagi sobat muslimah, kewajiban (aturan) diatas bukanlah suatu upaya Allah untuk membatasi seorang hambanya dalam berekspresi, melainkan adalah salah satu bentuk aturan yang ditetapkan Allah untuk memuliakan hambanya. Sebuah analogi (perumpamaan) yang akan mudah ditangkap oleh sobat muslimah, kalau sobat muslimah pernah jajan pasti sobat bisa merasakan. Donat misalkan, ketika sobat melihat dan membeli donat yang tidak terbungkus dengan baik, maka donat itu akan banyak dihinggapi oleh lalat-lalat jalanan yang telah menghinggapi berbagai benda (silahkan sobat tafsirkan sendiri. he..he), dan pasti sobat akan berpikir ulang "mau beli ga ya?" (terinspirasi dari "kasih tau ga ya?" :)). Tapi, coba beli donat yang terbungkus dengan baik, selain terjaga dari lalat-lalat nakal yang suka hinggap di makanan, pasti sobat jauh lebih ingin untuk membeli serta tak segan-segan menghabisi donat tersebut. (ingat sobat jangan rakus ^_^).

Nah sekarang sobat kan sudah tau dasar-dasar hukum kewajiban seorang muslim untuk menutup aurat. Sekarang tugas sobat muslimah yang belum menutup auratnya adalah memilih apakah terus ingin terbuka dan membiarkan lalat-lalat nakal menikmatinya, atau memilih menutupnya sambil mendapatkan sebuah bonus indah dari Allah sebagai tanda kepatuhan atas perintahnya? Hidup adalah pilihan. Menjadi pribadi yang patuh ataupun ingkar adalah sebuah pilihan.

So Choose the Best Choice for Your Life
Since Your Life is Only Once

Sabtu, 29 September 2012

Sendiri Tidaklah Cukup

Sebuah kelemahan ada bukanlah untuk diabaikan
Bukankah, sudah pernah kukatakan?
Hal itu tidak menghasilkan apa-apa
Apakah aku pernah lupa mengatakannya?

Sebagian jiwa yang masih kosong itu
Hanya akan membuat orang disekitarku ragu
Dimalam yang hening dan penuh dengan kesendirian
Aku memohon pada Tuhan
Agar esok, dengan menyatukan kelemahan masing-masing
Kita pasti dapat mengubahnya jadi kekuatan

Dan semuanya masih baru dimulai, pasti bisa kita lakukan,
Sampai tujuan yang dijanjikan dan yang ingin diraih itu tergapai
Teruslah berjalan! Kejarlah! Larilah! Walau sejauh apapun!

Walaupun persahabatan ini masih ada keraguan
Namun itu tidaklah menjadi masalah
Asalkan masih saling percaya dan punya pandangan yang sama

Ayo teriakkan kata-kata itu
“Bangkit! Kita bisa!”
Walaupun tidak tau apa yang akan terjadi,
Aku sama sekali tidak takut
Karena ketika terus bersama maka...
“I believe we have more power to do it”

by Harry Subagyo
Inspired by nice lyrics of Granrodeo, and my great friends who have tremendous determinations and extraordinary goals. ^_^

Kamis, 20 September 2012

5 Senjata Sukses Hadapi Ujian

Assalamu'alaykum wr, wb!

Sobat muslim yang budiman! Bagi yang sedang bingung, sedih, dilema ataupun galau yang tiada lain disebabkan oleh ujian-ujian ataupun musibah yang sedang singgah didalam kehidupan kalian, mungkin tulisan ini bakal jadi salah satu alternatif penggugah gairah hidup dan untuk bisa kembali menyikapi hidup dengan lebih bijak. Karenanya, dengan segala kerendahan hati, saya akan membagikan (share) beberapa senjata (kiat) bagi sobat muslim dimanapun sobat muslim berada agar tidak terjebak menjadi manusia yang kufur nikmat. Berikut kiat-kiatnya, baca sampai selesai yah! :)
Siap jadi hebat? Tanggapi dan Tuntaskan Ujian dengan Bijak :)
Senjata yang pertama, “berprasangka baik kepada Allah dan menyadari bahwa ketentuan Allah adalah baik”. By the way, Sobat muslim pernah kehilangan sesuatu yang sobat senangi ga? atau pernah tidak diterima kerja atau perguruan tinggi yang sobat idam-idamkan? Atau lain sebagainya dan membuat hidup ini seakan mau berakhir, atau bahkan menganggap Allah sudah tidak adil? Sebagian dari sobat muslim pasti sudah pernah mengalami hal-hal yang tidak enak tersebut atau bahkan sebagian yang lain sudah menganggap Allah tidak adil (Astaghfirullah! Harus segera tobat nih, kalau sudah ada yang merasa gini. -_-).
Hmm, Saya punya cerita nih, Al-kisah ada seorang pemuda, sebut saja Mr. X, dia mempunyai sepeda “ontel/pancal” yang dia beli dengan uang yang didapatkan dari hasil mengumpulkan uang saku sejak SD sampai dengan SMP ditambah uang saweran sehabis khitan (Sunat ^_^). Al-kisah, ketika beranjak memasuki bangku perkuliahan, dia membawa sepedanya untuk dipakai bolak-balik dari Asrama ke kampus. Suatu ketika, sepedanya titipkan di Asrama karena dia memutuskan untuk pulang dan menghabiskan masa liburan kuliah dirumahnya untuk membantu orang tuanya. Singkat cerita, masa liburanpun habis dan dia kembali ke Asramanya. Kaget!!! Karena tak satupun penghuni Asrama mengetahui keberadaan dari sepeda yang dititipkan di Asrama. Dengan sedih dan sedikit rasa kecewa, dia merelakannya, walapun orang tuanya sempat tidak terima dan memarahinya karena dianggap lalai dalam menjaga benda tersebut. Si mr. X inipun akhirnya menanggapi dengan tenang dan berkata “Bu, andaikan benda itu memang bukan dititipkan kepada saya, saya akan mengikhlaskannya, dan Allah akan memberikan ganti yang lebih baik dari itu jika kita benar-benar ikhlas untuk merelakannya”. Kurang lebih selang 6 bulan setelah kejadian tersebut mr. X pun mendapatkan beasiswa, dan orang tuanya mendapatkan rejeki yang tidak diduga-duga kedatangannya. Akhirnya tak lama, mr. X pun mendapatkan sebuah sepeda motor sebagai ganti dari sepeda yang hilang. (luar biasa kan? :D) Apakah sobat muslim ingin tau siapakah mr. X ini? Tak lain dan tak bukan adalah saya sendiri. (he...he... Alhamdulillah!) Inilah the power of believe. (Sobat, lanjut ke senjata yang kedua yuk!)
Senjata yang kedua, agar dapat sukses dalam ujian yang diberikan oleh Allah Swt kepada kita adalah membiasakan diri agar “TIDAK MENGELUH”. Kira-kira yakinkah sobat dengan takdir (Qada) Allah? Yuk, simak hadits berikut;
Sesungguhnya apa (yang Allah takdirkan) menimpa anda tidak akan meleset dari diri anda. Dan apa (yang Allah takdirkan) meleset dari diri anda, tidak akan menimpa anda.” (HR. Abu Daud dari Ubay Bin Ka’ab)
Saya yakin sobat muslim pasti pernah lihat atau dengar sebuah musibah semisal kecelakaan. Tau ga sobat, sebagian dari para korban kecelakaan adalah para pengendara yang mengendarai motor/mobilnya dengan pelan dan hati-hati. Dan tau ga sobat, tidak semua pengendara bermotor yang berkendara dengan kecepatan tinggi dan juga ugal-ugalan bakal berakhir dirumah sakit ataupun kuburan. Lho, kok!?? Yah begitulah kenyataannya! Dengan study kasus ringan tadi kita dapat membuat kesimpulan bahwa tidak semua yang kita rencanakan ataupun perbuat dapat selalu berjalan mulus bahkan ada kalanya sesuatu yang sedikit direncanakan atau bahkan tidak direncanakan dengan hati-hati dapat berjalan mulus. Apakah artinya? Bahwa sesuatu yang sudah menjadi Qada, tidak akan dapat kita hindari. So, semisal suatu saat kita di uji dengan meninggalnya orang yang kita cintai atau sayangi, jangan sedih berlarut-larut; hadapi dengan ikhlas. Insyaallah ada sesuatu yang indah yang sudah dipersiapkan oleh Allah jika kita berusaha, berdoa, yakin dan ikhlas. :)
Senjata berikutnya (Ketiga), renungi hadits-hadits berikut agar bisa lebih yakin dan PeDe dalam menghadapi ujian dari sang pencipta;
Hadits yang pertama;
“Barangsiapa yang Allah kehendaki kebaikan ada pada dirinya, Dia (Allah) akan memberikan musibah” (HR. Bukhari dari Abu Hurairah)
Dan Hadits yang kedua;
“Jika Allah menghendaki kebaikan bagi hamba-Nya niscaya Allah akan menyegerakan musibah baginya di dunia, dan jika Allah menghendaki keburukan bagi Hamba-Nya niscaya Allah membiarkannya dengan dosanya sehiningga Allah membalasnya di hari Kiamat.” (HR. At-Tirmidzi dari Anas bin Malik)
Dan masih banyak hadits-hadits sejenis yang mungkin sebagiannya sobat muslim sudah tau dan lebih paham. :D
Senjata yang keempat, “Menyadari bahwa ujian merupakan sarana belajar”. Belajar!!? Pastinya banyak yang tidak tau atau tidak sadar bahwa ujian merupakan sarana seseorang itu belajar. Belajar apa? Apa saja yang kemudian dapat menjadikan hidup yang lebih baik. Contoh ringannya; Sobat muslim tidak akan dapat merasakan bahwa segelas jus apple itu terasa asam manis dan lezat, jika sobat muslim belum pernah minum jamu yang pahit, ya kan? Nah disinilah kemudian salah satu fungsi dari ujian tersebut; untuk menjadikan kita tau akan penderitaan saudara-saudara kita yang mungkin jauh lebih berat dibandingkan ujian yang diberikan Allah kepada kita dan agar kita selalu bersyukur. Namun, sayang banyak yang tidak sadar akan hal ini dan kufur. Naudzubillah! Semoga kita tidak termasuk kelompok orang yang kufur akan nikmat Allah. Amin! :)
Jika kemudian ternyata sobat muslim masih merasa bahwa sobat muslim adalah orang yang paling menderita maka senjata terakhir sekaligus senjata pamungkas yang akan saya berikan adalah sebuah hadits yang akan memberikan kita motivasi dan rasa bangga atas diberikannya ujian yang berat kepada sobat muslim.
“Para Nabi kemudian yang semisalnya dan yang semisalnya. Seseorang itu diberi cobaan sesuai tingkatan agamanya. Jika agamanya kuat maka cobaannya akan semakin besar dan jika agamanya lemah maka dia diuji sesuai kadar agamanya. Seorang hamba senantiasa diberi cobaan sehingga dia berjalan dimuka bumi tanpa dosa.” (HR. Tirmidzi)
Sobat muslim pasti tau bagaimana kemudian kisah hidup para nabi atau kisah hidup para sahabat. Hampir disetiap harinya mereka mendapatkan ujian demi ujian yang berat dan mendapatkan derajat yang tinggi disisi Allah ketika mereka selalu berusaha, berdoa, yakin, dan ikhlas bahwa Allah selalu memberikan kebaikan pada diri mereka baik dengan bentuk yang mereka sukai maupun dalam bentuk yang mereka tidak sukai. Yuk sobat muslim contoh para sahabat ketika mereka diberikan ujian agar kita mendapatkan derajat yang tinggi disisi Allah Swt. :)
Dan terakhir saya berikan beberapa kalimat yang insyaallah dapat menjadi renungan dan memberi motivasi bagi kita semua.

“Wahai Saudaraku! Dunia adalah tempat ujian. Allah memberikan ujian-ujian kepada ciptaannya, tak terkecuali kita sebagai manusia. Sebagian mampu bertahan dan menyelesaikannya, dan banyak yang mengeluh, gugur dan akhirnya menyerah. Akankah kita mampu menyelesaikan ujian dari Allah dengan baik dan benar serta menjadi seorang pemenang? Ataukah kita menjadi salah satu yang berputus asa dan menjadi seorang pecundang?”

Jumat, 06 Juli 2012

7 Kunci Pelancar "Galau"

Assalamu’alaykum wr, wb!
Alhamdulillah, puji syukur kehadiran Allah SWT yang telah memberikan limpahan rahmat dan hidayahnya, sehingga kita masih diberikan nikmat yang tak ternilai harganya, yakni nikmat “iman” dan “Islam”.
Sholawat serta salam, selalu kita tujukan bagi sang “Uswatun Hasanah” bagi seluruh manusia diseluruh dunia, terutama kaum muslimin dimanapun mereka berada yakni Rasulullah SAW yang telah berhasil merubah sebuah peradaban jahiliyah menuju sebuah peradaban yang memimpin dunia selama 13 abad, dengan Islam.
(NA: Ah, Bung Harry, Mukodimahnya kebanyakan.) (HS: Sudah lama entry saya ga ada mukodimahnya, biar ingat Allah & Rasul disetiap posting gan)

Seperti biasa, saya nge-share sesuatu yang insyaallah bermanfaat bagi pembaca. Khusus entry ini mungkin adalah ditujukan khusus bagi para pemuda atau siapa saja yang masih bersemangat muda dan selalu terbayang-bayang ke-GALAU-an dapat mengancam dirinya (NA: Wah bahasanya tajem sampe ancem2 juga) (HS: Udah jangan banyak comment dulu baca sampe selesai kasihan pembaca blog ga bisa konsentrasi baca.). (NA: Ok Bung!!! Peace).

Dari pelbagai macam seluk beluk kehidupan kaum muda yang selalu dihiasi dengan C.I.N.T.A. dan E.G.O yang masih sangat tinggi, dapat kita ketahui bahwa para pemuda adalah sasaran “empuk” bagi penyakit-penyakit kejiwaan yang disebabkan oleh tekanan psikologis dan ketidakpastian seperti stress, pusing, atau galau, dan sejenisnya. Jika seseorang terkena satu atau lebih, maka pasti “performance”-nya akan menurun, sehingga jika terjadi secara massive dan berkelanjutan, hal tersebut dapat menggangu produktivitas para pemuda, terutama pemuda Islam yang diharap-harapkan dapat menjadi sebuah contoh dimasyarakat dalam membangun akhlak dan pemahaman Islam. Tidak lucu rasanya jika seseorang yang ngaku intelektual muda, “dikit-dikit” galau, “dikit-dikit” galau. Apalagi disebar melalui jejaring sosial seperti facebook & twitter dengan status-status serba GaJe.

Bersumber dari hasil berbagai observasi dan wawancara dengan sumber-sumber yang ahli dalam urusan ini, akhirnya saya dapat menyimpulkan bahwa sedikitnya ada 7 kunci pelancar kegalauan. Kalau ga percaya coba aja. :) Tanpa panjang lebar, ini silahkan pelajari kuncinya biar bisa jadi penggalau sejati. he...he : 

Kunci Galau Pertama, maenkan lagu "Melankolis", sambil inget-inget yang sedih-sedih, dijamin galau melulu & rejeki kacaw.
Kunci Galau Kedua, lakukan maksiat "kholwat", "ikhtilat", dsb. Dijamin banyak galau, iman dan imron kacaw.
Kunci Galau Ketiga, banyak mikirin dunia, sedikit mengingat Allah, dijamin galau dan akhirat kacaw.
Kunci Galau Keempat, simpen foto mantan, berikut sms dan barang-barang warisannya, dijamin galaw dan ga bisa move-on serta pikiran kacaw.
Kunci Galau Kelima, idolain boyband kemayu, nonton han-sinema, nangis sampe paraw dan ikutan kemayu, performance kacaw.
Kunci Galau Keenam, follow akun-akun alay, y4Ng nGeTuitz-4n g jLazZ, s4l1Nkz uc4P "cemunguudh! eAaa k4Ka!" dijamin mabok bin kacaw
Kunci Galau Ketujuh, mengeluh terus-terusan ngerasa diri paling malang di dunia, paling hina, mana nggak galaw. 

Nah udah tau kan 7 hal yang bisa membuat kalian ber-GALAU ria, tinggal pilih, apakah terus melakukan kegiatan-kegiatan diatas, apa ganti kebiasaan baru yang lebih produktif dan membangun karakter kamu-kamu. Dan solusinya adalah dengan mendekatkan diri pada C.I.N.T.A sejati yakni Allah dan Rasul-Nya, dengan selalu menerapkan ajaran-ajaran yang disampaikan oleh Rasulullah Saw dalam kehidupan sehari-hari, dijamin anti-galau kalaupun ada pasti segera terselesaikan, karena Islam mensolusikan segala masalah, yuk berlomba-lomba mendekatkan diri sama Allah SWT.

Finally, semoga informasi diatas dapat memberi wawasan agar bisa jauh-jauh deh dari yang namanya “GALAU” dan sejenisnya.
Semoga bermanfaat!

Sabtu, 28 April 2012

Untuk apa menikah?


Assalamualaikum wr, wb!

Jika hakikat pernikahan adalah karena SEX,
maka pasangan rajin bertengkar jika servis dikamar tidur tidak memuaskan.
 

Jika hakikat pernikahan adalah karena HARTA,
maka pasangan bakal bubar jika bangkrut.

Jika hakikat pernikahan adalah karena BEAUTY/BODY,
pasangan bakal lari jika rambut beruban dan muka keriput atau badan jadi gendut.

Jika hakikat pernikahan adalah karena ANAK,
maka pasangan akan cari alasan utk pergi jika buah hati (anak) tidak hadir.

Jika hakikat pernikahan adalah karena KEPRIBADIAN,
pasangan akan lari jika orang berubah tingkah lakunya.

Jika hakikat pernikahan adalah karena CINTA,
hati manusia itu tidak tetap dan mudah terpikat pada hal-hal yang lebih baik,
lagipula manusia yang dicintai pasti MATI / PERGI.

Jika hakikat pernikahan adalah karena IBADAH kepada ALLAH,
sesungguhnya ALLAH itu KEKAL dan MAHA PEMBERI HIDUP kpd makhluk-NYA

Dan ALLAH mencintai hambaNYA melebihi seorang ibu mencintai bayinya.

Maka tak ada alasan apapun didunia yang dapat meretakkan rumah tangga kecuali jika pasangan telah menyalahi aturan untuk BERNIAT IBADAH NIKAH KARENA ALLAH...

“Barangsiapa yang menikahkan (putrinya) karena silau akan kekayaan lelaki meskipun buruk agama dan akhlaknya, maka tidak akan pernah pernikahan itu dibarakahi-Nya, Siapa yang menikahi seorang wanita karena kedudukannya, Allah akan menambahkan kehinaan kepadanya, Siapa yang menikahinya karena kekayaan, Allah hanya akan memberinya kemiskinan, Siapa yang menikahi wanita karena bagus nasabnya, Allah akan menambahkan kerendahan padanya, Namun siapa yang menikah hanya karena ingin menjaga pandangan dan nafsunya atau karena ingin mempererat kasih sayang, Allah senantiasa memberi barakah dan menambah kebarakahan itu padanya” (HR. Thabrani)

“Janganlah kamu menikahi wanita karena kecantikannya, mungkin saja kecantikan itu membuatmu hina. Jangan kamu menikahi wanita karena harta / tahtanya mungkin saja harta / tahtanya membuatmu melampaui batas. Akan tetapi nikahilah wanita karena agamanya. Sebab, seorang budak wanita yang shaleh, meskipun buruk wajahnya adalah lebih utama” (HR. Ibnu Majah)

“Dari Jabir r.a., Sesungguhnya Nabi SAW. telah bersabda : Sesungguhnya perempuan itu dinikahi orang karena agamanya, kedudukan, hartanya, dan kecantikannya ; maka pilihlah yang beragama” (HR. Muslim dan Tirmidzi)
Tribute to: Saudara-saudara GP (Inspirasi-nya Keren)

Rabu, 25 April 2012

Allah Maha Adil!?

Assalamualaikum wr, wb!

Salam persahabatan dan salam kenal saya tujukan bagi para pengunjung setia dan pengunjung baru blog ini. Pada postingan ini saya membuat judul "Allah Maha Adil!?". Pasti ada yang ganjal, nih penulisnya kok ngasih tanda seru dan tanya. (emoticon : senyum). Asbabun entri ini adalah banyaknya orang yang tanya "Apakah Tuhan (Allah) Adil?" Huft... sebenarnya saya sudah ditanya tentang ini beberapa kali sebelum memposting entri ini, yaitu pada kelas tafsir (tau kan? bahas surat at-tiin), juga pada diskusi-diskusi dengan orang yang kufur nikmat (menyalahkan qada' atas keadaan yang ditimpakannya, kebetulan yang satu ini kasusnya karena kemiskinan. emoticon : GaJe) dan pada kesempatan kali ini saya mencoba mengabadikan sebuah artikel agar jika saya ditanya hal ini lagi dan lagi saya ga perlu capek-capek ngomong atau ngetik hal yang sama lagi. Jujur pertannyaan ini sangat mengharukan; karena menyimbolkan sebuah keraguan atas keadilan Allah itu sendiri. (Kang Harry mulai serius nih, KABUR!!!, emoticon : mringis). Well, akan saya jelaskan sambil dibumbui cerita agar lebih mudah diingat.

Al-Kisah, Allah memberikan kehidupan kepada Seorang anak laki-laki kecil dan teman sebayanya.. Keduanya diberikan profile (nasib) yang berbeda. Anak laki-laki kecil ini teru-menerus membandingkan kehidupan yang dimilikinya dengan yang dimiliki temannya. Mengapa baju yang dipunyai temannya selalu lebih bagus daripadanya? Mengapa mainan-mainan yang dimiliki temannya selalu lebih bagus dan lebih mahal dari yang dimilikinya? Why should it be different? (kang anak kecil ga bisa bahasa Inggris. Ini anak kecil genius. hihi)

Dalam sebuah perenungan mendalam yang bersambut dengan bijaknya Sang Ayah akhirnya Anak laki-laki kecil ini pun mendapatkan jawaban.

“anakku sayang, lelahkah kau membandingkan kehidupanmu dengan kehidupan temanmu itu?” tanya Sang Ayah dengan lembut. Anak laki-laki kecil mengangguk perlahan.”. Pejuang kecilku sayang, apakah dengan begitu kau merasa menikmati kehidupanmu dengan bahagia?” sang Anak laki-laki kecil kini menggeleng perlahan.. Sang Ayah memegan pundak Si Pemberani Kecil “anakku, setiap manusia di muka bumi ini diberikan profil (nasib) kehidupan yang berbeda-beda, kau tahu mengapa dibedakan?” Sang anak menggeleng lagi. “mungkin kau bertanya bukankah Allah Maha Adil, lalu kenapa Dia menciptakan manusia ada yang kaya ada yang miskin, ada yang senang ada yang susah, ada yang sehat dan ada yang punya penyakit, ada yang fisiknya sempurna dan ada juga yang cacat fisiknya. Bukankah Allah Maha Adil?? lalu kenapa bisa ada perbedaan seperti itu??

“Anakku sayang, profil kehidupan yang diberikan Allah kepada setiap orang adalah hal yang sudah ditakar sedemikian rupa sehingga semuanya akan mengantarkan kepada hal yang sama. Hal yang sama itu adalah kebahagiaan. Kebahagiaan yang Allah berikan tidak bisa dinisbatkan pada harta yang banyak, baju yang mewah, fisik yang cantik atau tampan, terkenal atau punya jabatan. Tidak Nak, tidak sesederhana itu kita mendefinisikan kebahagiaan. Orang miskin memiliki kebahagiaan tersendiri yang mungkin jenisnya berbeda dengan yang dimiliki orang kaya, namun hakekatnya sama. Kau tidak bisa membandingkan dua kondisi yang berbeda wujudnya. Karena kau harus mengetahui dengan bijak dahulu definisi kebahagiaan yang sesungguhnya. Jika kau memandang orang yang memiliki kekayaan akan jauh lebih bahagia daripada orang miskin, maka jawabannya bisa iya bisa tidak. Bisa jadi orang miskin akan jauh lebih bahagia daripada orang kaya, orang cacat akan jauh lebih bahagia daripada orang yang fisiknya sempurna, semuanya bergantung pada satu hal. Yaitu bagaimana sang makhluk tersebut menghargai kehidupannya dan menjadikan kehidupan yang dititipkannya itu untuk meraih kebahagiaan yang sejati.”

“Jika dengan kemiskinan/kekurangan fisik, seseorang bisa bersabar atas kehidupan yang dijalaninya. Membuatnya menjadi orang yang gigih berjuang dan menyadari hakekat kehidupan dan kebahagiaan yang sejati, maka orang tersebut bisa kita katakan berhasil menjalani kehidupannya. Dia bisa menemukan kebahagiaan sejatinya dalam setiap keprihatinan yang dijalaninya dengan sabar dan berserah diri kepada Dzat yang memberinya kehidupan. Lain halnya dengan orang kaya yang setiap hari disibukkan dengan kegiatan mengumpulkan harta dan membelanjakannya sesuai dengan hawa nafsunya atau orang normal yang disibukkan dengan penggunakan fungsi-fungsi tubuhnya dengan lalai, memanfaatkan untuk mencuri, mencerca, melihat hal yang tidak halal, dan lain sebagainya?”

“Namun bisa juga terjadi sebaliknya, seorang miskin/kekurangan fisik yang selalu merutuk kehidupan yang dijalaninya. Menyesali dirinya mengapa dia miskin, mengapa dia tidak mempunyai tangan, sedangkan orang lain kaya, dan lainnya hidup dengan tangan yang normal, menyesali dirinya lemah tanpa daya dan tanpa usaha. Bahagiakah dia? berhasilkah dia dalam menjalani kehidupannya?

“Kita tidak bisa mengukur secara sekilas apa yang terjadi pada kehidupan setiap orang. Ada banyak parameter yang bermain dalam menentukan status kebahagiaan seseorang. Kita tidak bisa menilai dia atau siapapun lebih bahagia dari kita hanya dari parameter duniawi semata. Karena sesungguhnya masalah kehidupan dan kebahagiaan pada hakikatnya hanya diketahui yang bersangkutan dengan Dzat Pemiliki Kehidupan dan Kebahagiaan tersebut. Oleh karena itu, tidaklah bijak jika sepanjang hidup kita yang ada hanyalah membandingkan kehidupan kita dengan kehidupan orang lain. Memang benar, ada kalanya kita perlu menjadikan kehidupan orang lain yang secara kasat mata terlihat, sebagai cermin. Namun, interpretasi pembandingan kehidupan tersebut juga harus dilakukan dengan bijak. Ada kalanya kita harus memandang orang di atas kita, dan ada kalanya kita juga harus memandang orang yang keadannya (menurut standar kita) lebih rendah dari kita. Tapi output pembandingan itu yang harus memiliki hasil positif bagi kehidupan kita sendiri. Jangan justru membuat kita malah merutuk, menyesali kehidupan yang sudah dipilihkan Allah untuk kita. Mengapa orang lain diberikan kekayaan lebih, mengapa orang lain diberikan jodoh lebih awal, mengapa orang lain diberikan jabatan, mengapa orang lain bisa melakukan sesuatu lebih mudah dari kita?? mengapa orang lain lebih pintar? Mengapa orang lain punya fisik yang sempurna? Masih ada banyak pertanyaan pembandingan yang bisa saja kita munculkan ketika kita diperlihatkan profil kehidupan orang lain yang secara kasat mata terlihat.”

“Dan adalah sebuah pilihan untuk kita akan mengeluarkan pertanyaan itu? Dan memilih efek yang terjadi ketika pertanyaan pembanding itu keluar? apa dampaknya buat kita? lebih bersyukur atau lebih bersabar? setiap kehidupan manusia ditentukan pada kadar terbaiknya. Kadar di mana setiap manusia bahkan yang paling miskin di dunia sekalipun untuk bisa merasakan kebahagiaan. Setiap kehidupan manusia ditentukan pada kadar terbaik yang bahkan manusia itu sndiri tidak bisa membayangkannya. Kehidupan yang diberikan dinamika dinamika tertentu yang bisa membuat manusia tersebut teruji kepercayaannya terhadap Dzat yang sudah memberikan kehidupan tersebut. Sungguh Maha Besar dan Maha Adil Allah Dzat penguasa Semesta Alam, yang bahkan daun jatuh di pegunungan sunyi pun diketahuiNya.”

“Seperti yang Ayah bilang, bagaimana kehidupan yang kita miliki dengan segala dinamikanya mampu mengantarkan kita pada kebahagiaan sejati. Bagaimana kita bisa bersabar dan bersyukur dalam menjalani kehidupan kita. Profil kehidupan yang telah dipilihkan dengan PERTIMBANGAN TERBAIK oleh Dzat yang Maha Terbaik dalam Mengambil keputusan. Tidak ada keraguan terhadap keputusanNya, karena Dia adalah Dzat yang suci dari KEKURANGAN dan KESALAHAN.”

“just try to find your trully happiness. buktikan kepada Allah yang memberikanmu kehidupan bahwa ujung dari kehidupan yang kau jalani ini adalah kebahagiaan hakiki di dunia dan di akhirat nanti”.

Itulah kisah singkat yang agaknya akan membuka pikiran dan hati kita tentang begitu Hebatnya Allah SWT yang memiliki ke MAHA-ADILAN YANG TIDAK BISA DIUKUR DARI PENAMPAKAN LUAR CIPTAANNYA. ALLAH TELAH MEMBERIKAN SETIAP MANUSIA HAL YANG SUDAH DITAKAR SEDEMIKIAN RUPA SEHINGGA SEMUANYA AKAN MENGANTARKAN KEPADA HAL YANG SAMA.

YOUR LIFE IS YOUR CHOICE, DO NOT EVER HESITATE TO ALLAH! THEN FEEL THE TRUTH AND THE GLORY OF ISLAM!

Selasa, 24 April 2012

The precious of time



In our hopes to succeed, we may not be able to be successful sooner, if we waste the time.
If we swear, we use the word "for the sake of Allah".
When God spoke seriously, He (Allah) said, "By the time".
If it is calculated from the use of time, actually we all are losers. So, if you want to be a man that precedence success in a matter of time, always try to be aware of our values ​​in each slice of time.
If we realize how much we value each slice of time, not only nature, but all that is within the authority of God, will be asked to respect us!
so consider the use of our time and make sure that the use of our time is worth.

Senin, 23 Mei 2011

Words of the Day (The True Power)

KEKUATAN seseorang tidak terletak pada OTOT"nya yang besar atau BADANnya yang kekar,
tetapi berada pada "HATI"nya.
Ketika mempunyai sesuatu, mereka lebih mengutamakan orang lain/saudaranya.
Tatkala didzalimi dan mereka mempunyai kesempatan/hak untuk membalas mereka memilih untuk tidak membalas.
Inilah "The Real Power" dari manusia.



www.harrythewise.blogspot.com

Sabtu, 21 Mei 2011

Words of the Day (The Obstacle)

ujian HARUS BERAT.
ujian SELALU MEMBERI PILIHAN yang MENENTUKAN (Critical Choices) MASA DEPAN.
tetapi janganlah lupa JANJI ALLAH SWT;
ujian "TIDAK MUSTAHIL" (laa yukallifullahu nafsan illa wus aha)
kita jadikan ujian sebagai LOMPATAN kita untuk menjadi manusia yang TIDAK BIASA
semakin BERAT ujian semakin TIDAK BIASA kita menjadi...






www.harrythewise.blogspot.com

Minggu, 15 Mei 2011

Words of the day (Life is Learning)

HIDUP ADALAH BELAJAR
Belajar BERSYUKUR meski sekarang KEKURANGAN
Belajar IKHLAS meski tak RELA
Belajar TAAT meski BERAT
Belajar MEMAHAMI meski tak SATU hati
Belajar BERSABAR meski TERBEBANI
Belajar SETIA meski TERGODA
Belajar dengan KEYAKINAN meski hati seperti air laut;
yang kadang pasang surut dan sering terbawa arus


BELAJARLAH menjadi yang TERBAIK!

Words of the Day (Believe in Allah)


Dari AIR MATA kita belajar untuk MENGERTI
Dari rasa KHAWATIR kita belajar untuk MEMPERCAYAI
Dari rasa KEHILANGAN kita belajar untuk MENGHARGAI
Dari KESALAHAN kita belajar untuk MEMAAFKAN

"NOBODY is PERFECT in the WORLD".
BELIEVE in ALLAH
You will find your way (to reach everything you want)
 Insya ALLAH...!

Senin, 09 Mei 2011

Words of the Day (Never Give Up)

Kawan, setiap insan akan diUJI oleh Allah
tidak sedikt yang mengeluh, MENYERAH, dan putus asa
dan sedikit yang menjadi PEMENANG.
PEMENANG bukanlah orang SEMPURNA
tetapi PEMENANG adalah seseorang yang mampu terus BANGKIT
walaupun harus TERJATUH berkali-kali.
gemakan suara TAKBIR diDADA dan katakan NEVER GIVE UP!